Wednesday, 20 May 2009

Konversi PDF ke File Office

Banyak Cara Konversi ke File Office secara Gratis !

Seperti yang sudah banyak kita ketahui, jikan ingin meng-konversi berbagai dokumen ke PDF sudah banyak software gratis yang bisa dimanfaatkan, seperti PDF Converter, Cute PDF Converter, menggunakan aplikasi Open Office dan lainnya. Tetapi bagaimana halnya dengan konversi dari PDF ke dokumen atau Word ?

Berikut software-software gratis yang dapat digunakan untuk konversi PDF ke dokumen, seperti doc, rtf atau text termasuk juga layanan online gratis yang bisa dimanfaaatkan.

1. Free PDF to Word Doc Converter

Program ini akan mengkonversi PDF ke Word (doc), termasuk text, images, shapes dan berusaha mempertahankan layout-nya. Beberapa fiturnya antara lain :

  • Extract text labels, graphics, shapes
  • Mempertahankan layout (posisi) data dari PDF
  • Pilihan Konversi semua halaman atau beberapa saja
  • Mendukung format Adobe PDF 1.0 - 1.6 formats.
  • Opsi tambahan lainnya
Informasi selengkapnya dan Download Free PDF to Word Doc Converter (1.1 MB)

Alamat Lainnya :
http://www.hellopdf.com/download.php
http://www.yaodownload.net/hellopdf/pdf2wordsetup.exe (1.07 MB)



2. Ease Pdf to Text Extractor - free

Kalau program ini di buat khusus untuk meng-extract ( mengambil) text dari dokumen PDF, dan tidak memerlukan adanya Adobe Acrobat. Aplikasi ini bisa dijalankan di Win95/98/ME/NT/2000/XP/2003/Vista.

Download Ease Pdf to Text Extractor (1 MB)

3. Free PDF to Word Converter

Program yang hanya berukuran sekitar 585 KB ini mampu mengkonversi PDF ke word termasuk text, gambar dan konten lainnya, juga akan berusaha mempertahankan posisi (layout) konten-nya. Berikut beberapa fiturnya :

  • Batch Conversion (konversi multiple dokumen)
  • Mempertahankan layout aslinya
  • Tidak memerlukan Adobe Acrobat atau Acrobat reader.
  • Bisa mengkonversi dari dokumen yang terenkripsi atau terpassword, asal mempunyai passwordnya.
  • Konversi keseluruhan dokumen atau sebagian
  • KOnversi ke word (doc) atau RTF

Aplikasi ini bisa berjalan di Windows NT/2000/XP/2003/Vista.

Informasi selengkapnya atau Download Free PDF to Word Converter (585 KB)


4. Some PDF to Word Converter

seperti namanya software kecil ini berfungsi untuk mengkonversi PDF ke dokumen Microsoft Word. Beberapa fiturnya adalah :

  • Tidak memerlukan program dari Adobe
  • Mempertahankan akurasi text, tabel grafik dan layout
  • Mendukung Protokol PDF1.6
  • Batch conversion ( konversi multiple dokumen)
  • Otomatis menampilkan link halaman yang dihasilkan
  • Bisa konversi halaman tertentu saja
  • Support PDF yang di enkripsi, menghapus grafik dan lainnya.

Sistem yang dipelukan Windows NT/2000/XP/2003/Vista, Internet Explorer v4.1 atau yang lebih tinggi, 64 MB RAM or more, 5 MB free disk space dan resolusi layar minimal 800*600

Informasi selengkapnya atau langsung Download Some PDF to Word Converter ( 784 KB)


ONLINE CONVERTER

1.http://www.freepdfconvert.com

Layanan online ini khusus untuk mengkonversi PDF dan hasilnya bisa dipilih dalam format doc, xls atau rtf. Selain mampu mengkonversi dari file yang kita upload, juga mampu mengkonversi PDF dari alamat URL (Link) yang diberikan.
Hasil dapat dikirimkan ke email atau langsung di download (akan dihapus dalam waktu 24 jam).

2. http://zamzar.com/

Dengan zamzar, kita tinggal mengupload dokumen melalui halaman awal dan hasil konversi akan dikirimkan ke email yang harus diisikan sebelum di konversi. Zamzar mendukung konversi berbagai format, mencakup Documen, Image , Audio, Video, Compressed formats (Archive) dan juga format CAD

3. http://media-convert.com/

Selain mampu mengkonversi berbagai format dokumen termasuk PDF, media converter juga mampu mengkonversi format lainnya, seperti Archive, Movie, Image, Sound serta ringtones. Berbeda dengan Zamzar, Media-convert akan memberikan hasil konversi langsung, yang bias di download. Dan link tersebut akan dihapus setelah 24 jam.

1. http://pdfundo.net/

PDFUndo memberikan layanan online free untuk mengkonversi PDF ke word, tidak memerlukan email atau registrasi. Kita tinggal upload dokumen PDF dan jika konversi telah selesai kita bisa download hasilnya.

Untuk mengkonversi berbagai dokumen ke PDF, bisa membaca artikel Membuat dokumen PDF gratis dan mudah (ebsoft.web.id)

Thursday, 14 May 2009

Konversi Doc Office ke PDF

Monday, February 2, 2009
CARA KONVERSI DOKUMEN (doc, ppt, xls) KE FORMAT PDF

Setelah Anda install kedua aplikasi, (Converter dan CutePDF Writer), maka dari menu Control Panel >>Printer and Fax akan bertambah satu menu “printer”-nya yakni : CutePDF Writer.

Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba konversi file-file word, excel atau powerpoint ke PDF, berikut sekedar petunjuk yang mungkin akan bermanfaat. Dalam contoh ini akan diperagakan bagaimana mengubah file Word (*.doc atau *.docx) menjadi file PDF (*.pdf).Petunjuk dalam format pdf dapat download disini How to Install dapat di download di sini

Berikut peragaan cara konversi dokumen ke pdf.

1. Buka salah satu dokumen Word dari komputer Anda.

2. Setelah file / dokumen terpilih terbuka, navigasi mouse dan pilih menu File > Print atau tekan kombinasi tombol Ctrl + P dan pilih CutePDF Writer. Jangan memilih (memberi tanda centang v ) pada opsi Print to File. Petunjuk dalam format pdf dapat di download disini. Download Manual Instalasi


3. Dari bidang Page range (gambar 2.b), pilih halaman yang akan di PDFkan (sesuai kebutuhan). Untuk melanjutkan tekan OK. Bila muncul dialog berikut (gambar 3.a dan gambar 3.b), tekan Yes dan OK untuk melanjutkannya.



4. Selanjutnya Anda diminta memilih direktori tujuan dan nama file sebagai keluarannya (output file). Secara default file name akan ternamai sesuai dengan nama file masukan (input file), namun demikian, Anda dapat mengganti nama file sesuai keinginan Anda. Sekedar contoh dalam peragaan ini, output file-nya saya beri nama Cara Konversi dokumen ke PDF.pdf sebagaimana Anda baca saat ini.
panduan tersedia dalam format pdf dapat download di sini Download Manual Instalasi


5. Untuk mengakhiri tekan Save. Tunggu sejenak (ini tergantung banyaknya halaman atau besarnya file yang sedang dikonversi. Semakin besar ukuran file semakin lama pula proses konversi) hingga komputer Anda menyelesaikan tugasnya. panduan tertulis dengan format pdf dapat download di sini. How to Install dapat didownload disini

6. Silahkan tinjau melalui jendela Explorer, hasil konversi file-nya seperti ditunjukkan gambar ini:
Mudah bukan? panduan lengkap berformat pdf dapat di download disini How to Install dapat didownload disini



Semoga bermanfaat dan selamat bekerja.


Salam,

Thursday, 15 January 2009

Rekap Data DAPODIK

Mungkin yang anda perlukan ada di sini.

www.bkddki.net

http://e-absensi.jakarta.go.id

http://nisn.diknas.go.id

www.nuptk.info

http://nisn.jardiknas.org

http://nuptk.jardiknas.org

http://npsn.jardiknas.org

METODE BELAJAR FISIKA yang MENARIK dan MENYENANGKAN

Pengalaman menaiki Lochness Coaster di Virginia bagi para peserta Olimpiade Fisika Internasoinal ke-24 di Amerika Serikat pada bulan Juli 1993 memberikan inspirasi, bahwa fisika itu seperti Lochness Coaster di Virginia yang mengerikan itu, semakin kita takut, semakin kita ingin menjauhi Lochness Coaster ini. Tetapi begitu kita mencobanya, pertama mungkin kita masih keluar keringat dingin, tetapi setelah dicoba berulang-ulang, kita akan menikmati fisika dan akan ketagihan serta jatuh cinta kepadanya. Perlu kita ketahui bahwa menaiki Lochness Coaster sangat mengerikan yaitu tubuh kita digoyang, dibalik dan diputar. Sudah bisa dibayangkan bagaimana rasanya pasti perut kita akan mual, muka pucat pasi dan tubuh gemeteran ketika turun dari Lochness coaster itu. Pada perminan ini sebenarnya kita dapat mengukur gaya secara akurat dengan menggunakan alat pengukur gaya.
Bagaimana caranya agar siswa mau mencoba masuk lebih dalam dan manikmati fisika seperti pad lochnees coaster, kita harus mengubah persepsi siswa, bahwa fisika itu bukanlah momok yang menakutkan. Kemudian kita dorong siswa untuk mencoba dan mencoba lagi hingga siswa itu ketagihan pada fisika.

Bagaimana Mengubah Persepsi Siswa itu?
Banyak cara untuk mengubah persepsi negatif tentang fisika ini. Diantaranya adalah dengan mentempurnakan proses belajar mengajar. Aada empat hal sehubungan denagn mengoptimalkan teknik megajar : (1) menghubungkan fisika dengan kegiatan yang menyenangkan; (2) mengajak anak-anak untuk berfikir kreatif; (3) mengurangi/menghilangkan penghafalan rumus, serta (4) memanfaatkan berbagai alat peraga dan multimedia.

(1) Menghubungkan fisika dengan kegiatan yang menyenangkan.
Siswa senang balet, akan merasa senang jika kita bisa membahas bagaimana fisika menjelaskan proses keseimbangan berdiri di atas satu kaki "one pointe" atau bagaiaman dengan perubahan momentum sudut kita dapat merubah kecepatan putar, saat kita melakukan putaran ke kanan dengan satu kaki ke atas.
Dapat dibayangkan betapa antusiasnya siswa laki-laki jika kita membahas sepak bola ditinjau dari fisika, misalnya bagaimana inpuls dari kaki membuat bola terlontar, bagaimana agar tendangan kita mencapai jarak sejauh mungkin, dan bagaimana agar kita bisa menendang bola sehingga bisa berotasi dan mempunyai lintasan seperti tendangan pisangnya Pele atau Beckham.
Saya pikir siswa SMU akan suka sekali diajak ke taman hiburan anak seperti Dunia Fantasi. Dalam taman hiburan ini kita mempunyai kesempatan emas untuk menjelaskan berbagai konsep matematika seperti; gerak, gaya, hukum kekekalan energi, hukum kekekalan momentum, perubahan potensial menjadi energi gerak, momentum sudut, gerak melingkar, hukum newton dan sebagainya. Disini mereka akan mengetahui bagaimana konsep gaya sentrifugal itu dan bagaimana inersia dapat menimbulkan rasa mual dan ras aneh ketika naik kora-kora (The Swing) atau naik Roller coaster. Siswa betul-betul menikmati fisika.
Bagi mereka yang sering mengalami kamcetan jalan akan tertarik sekali untuk menganalisis bagaimana mengetahui penyebab kemacetan ini dan bagaimana cara mengatasi kemacetan secara fisika. Satu fisikawan pernah mengatakan bahwa kemacetan itu seperti gelombang yang merambat. Alangkah menariknya jika guru dapat mengupas masalah ini.

Bagaimana kita bisa dapat topi-topik seperti itu?
Dengan teknologi informasi yang sudah berkembang luar biasa, kita dapat dengan mudah mencari bahan-bahan yang kita perlukan. Banyak situs-situs bagus yang membahas tentang masalah fisika misalnya : http://www.howstuffworks.com; http://scienceworld.wolfram.com/physics; http://www.physlink.com; http://web.mit.edu/redingtn/www./netadv/ii.html. Atau kita bisa menggunakan "search engine" untuk mencari topik yang kita inginkan. jika kita ketika"physics of soccer" pada suatu "search engine" kita akan mendapat banyak sekali artikel menarik tentang sepak bola ini misalnya: http://www.oceansiderevolution.com/EINSTEIN.HTML;

(2) Mengajak anak utnuk berpikir kreatif.
Pelajaran ini menjadi menarik jika siswa diajak berpikir bebas. Siswa SMU yang mempunayi energi berlebih ini akan dapat menyalurkan energi dan kreativitasnya untuk menjawab pertanyaa-pertanyaan menantang dengan menggunak konsep fisika yang sudah dipelajari.
Misalnya pertanyaan berikut: Bagaimana kamu bergerak di atas es yang sangat licin?
Jawaban yang diperoleh dari internet adalah sebagai berikut :
  • putar tangan di atas kepala, maka tubuhmu akan ikut berputar.
  • lemparkan sepatumu ke depan, maka kamu akan bergerak ke belakang.
  • ambil nafas dengan muka ke atas dan keluarkan nafas dengan muka ke depan. anda akan terdorong ke belakang.
  • lompat secara vertikal berulang-ulang, gaya koriolis akan menggerakkanmu ke arah mendatar.
  • "berenang" di udara dengan menggunakan tangan dan kaki.
  • tunggu sampai kamu ditabrak oleh burung atau binatang lain.
  • tunggu sampai ada gempabumi
  • bersin dengan keras.
(3) Mengurangi/menghilangkan penghafalan rumus.
Salah satu penyebab yang membuat siswa sebal dengan fisika adalah banyaknya rumus yang harus dihafal dan tidak tahunya cara memasukan besaran yang diketahui ke dalam rumus-rumus itu. Sebab yang lain adalah berhubungan dengan matematika (proses aljabar) yang kadang-kadang membuat siswa prustasi karena berulang-ulang melakukan kesalahan.
Apakah benar rumus fisika sedemikian banyaknya? Ketika kita melakukan analisis ternyata rumus fisika tidak sebanyak yang kita bayangkan. Pada mekanika kita hanya memerlukan rumus dasar untuk gerak: rumus gaya, rumus momentum, rumus usaha/energi dan rumus-rumus momentum sudut. Rumus-rumus lain dapat diturunkan dari rumus-rumus dasar ini.
Rumus dasar inipun tidak sulit. Semua dapat diturunkan dari defenisi dan dari eksperimen. Dengan mengerti darimana rumus-rumus ini berasal, kita dapat menyelesaikan soal dengan lebih mudah.

(4) Memanfaatkan berbagai alat peraga dan multimedia.
Dalam belajar fisika, alat peraga adalah kebutuhan utama. Kadang-kadang kita membayangkan bagaimana telur bisa masuk ke dalam botol hanya dengan mengurangi tekanan udara dalam botol. Sukar membayangkan bagaimana gerakan pesawat ulang alik sebelum mendarat ke bumi. Sukar membayangkan bagaimana terjadinya efek doppler.
Kesukaran visualisasi ini akan banyak terobati dengan menggunakan berbagi alat peraga dari mulai yang sederhana hingga yang paling canggih.
Banyak orang mudah menyerah, tidak mau menggunakan alat peraga dengan alasan harga alat peraga mahal-mahal. Namun, sesungguhnya tidak demikian. Alat peraga fisika dapat ditemukan di sekitar kita dan sangat sederhana. Untuk menjelaskan hukum newton pertama, cukup gunakan kartu nama, gelas, dan koin. Letakkan koin di atas di atas kartu nama di atas gelas, sentil kartu nama, koin akan terjatuh ke dalam gelas, tidak ikut brgerak bersama kartu nama. Itulah inersia! Untuk menjelaskan getaran kita dapat menggunakan sebuah gitar. Untuk menjelaskan perubahan energi pegas menjadi energi gerak, gunakan sebuah pulpen berpegas.

Demikian pembahasan ini semoga dapat berguna bagi guru-guru, dan jika ingin meningkat yang lebih jauh lagi, sekarang ini sudah banyak software dibuat untuk membantu memvisualisasikan fisika.


Thursday, 8 January 2009

PENILAIAN KINERJA GURU DAN KEPALA SEKOLAH

Dalam penilaian kinerja guru maupun kepala sekolah pada awal tahun 2009 diharapkan untuk menilai sendiri sesuai dengan kejujuran dan fakta yang ada, dan tidak ada lagi penilaian dilakukan oleh atasan sehingga tidak terjadi penilaian yang menggunakan rumus hati nurani, serta tidak ada prasangka buruk terhadap atasan dan teman sejawat. Dalam hal ini atasan hanya menerima laporan penilaian kinerja dari masing-masing guru berserta administrasinya yang sesuai dengan rincian dari komponen dan uraian penilaian.
Untuk penilaian Bidang Hasil Utama (BHU) berpedoman pada kalender pendidikan dan jadwal pelajara. Pada akhirnya seluruh hasil yang dicapai dari masing-masing komponen dijumlahkan, lalu dibagi 7 (tujuh) kemudian hasilnya dikali 70%. Sesuai dengan petunjuk teknis penilaian : BHU diberikan bobot sebesar 70%.
Untuk Penilaian Bidang Prilaku Utama (BPU) diberikan bobot sebesar 30 %. Pada penilaian ini berpedoman pada jumlah hari efektip sekolah maupun hari efektip pembelajaran.
Yang terakhir yaitu Total Nilai Akhir sebagai berikut : BHU + BPU, selanjutnya dapat ditulis pada format Penilaian Kinerja Pegawai Perseorangan. Untuk format ini saya rasa disetiap sekolah negeri sudah memiliki, karena penilaian itu sudah berjalan sejak tahun 2007. Selanjutnya direkap dari semua pegawai dalam hal ini guru dan kepala sekolah dan dilaporkan ke BKD DKI Jakarta secara online.
Berikut ini contoh Sasaran Kerja :
SASARAN KERJA

Saturday, 27 December 2008

SERAT OPTIK

Ketika Thomas Alfa Edison menemukan lampu pijar, Edison dikatakan berhasil "menangkap petir". Namun dengan perkembangan ilmu saat ini, manusia tudak hanya berhasil menangkap tetapi mengendalikan cahaya yaitu dengan berhasil ditemukannya material serat optik. Serat Optik (optical fiber) adalah sebagian kecila dari revolusi penemuan manusia yang dampaknya sangat spektakuler. Di tengah euphoria penggunaan alat jaringan komonikasi tanpa batas, serat optik dikatakan sebagai kunci lalulintas informasi, maka tak salah bila disebutkan bahwa serat optik adalah kunci masa depan komonikasi.
Apaka serat optik itu ?
Serat optik adalah material yang berupa serabut-serabut transparan yang terbuat dari kaca atau plastik yang diurai sehingga menajdi serat panjang, fleksibel dan lebih tipis dari pada rambut manusia. Serat optik digunakan untuk mensrtansmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain sehingga dapat digunakan untuk menghantarkan informasi melalui sebuah proses yang dinamakan pemantulan internal total. Sebuah pesan diubah menjadi pulsa cahaya yang kemudian ditransmisikan melalui serat melalui tube pada sudut tertentu sehingga sedikit cahaya hilang dalam proses pembiasan. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks kaca lebih besar daripada indeks bias udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah leser karena leser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan trasmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komonikasi.
Saat ini serat optik sudah digunakan secara luas dalam sistim telekomonikasi serta dalam pencahayaan, sensor, dan optik pencitraan.
Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding merupakan selubung dari core yang mempunyai indeks bias lebih rendah dari core sehingga dapat memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core untuk kembali ke dalam core lagi.
Bagian-bagian serat optik jenis single mode.
Efisiensi serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh optik.
jenis serat optik yang sudah diproduksi saat ini ada 3 yaitu,
  1. Single mode: serap optik dengan core yang sangat kecil, diameter mendekati panjang gelombang cahaya sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding cladding.
  2. Multi mode step index : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat leser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.
  3. Multi Mode grade index: serat optik dengan diameter core yang besar dan mempuyai caldding yang bertingkat indeks biasnya sehingga dapat menambah bandwidth jika dibandingkan dengan jenis multi mode step indeks.

Total Internal Reflection

Ketika cahaya dilewatkan dari sebuah medium dengan indeks bias m, ke medium yang lain denagn indeks bias yang lebih rendah m2, dibelokkan menjauhi garis.

Pada sudut yang lain (sudut kritis), cahaya yang dibiaskan tidak akan menuju m2, melainkan akan diteruskan sepanjang permukaan antara kedua median (sinus[sudut kritis] = n2/n1 di mana n1 dan n2 adalah indeks bias [n1 lebih besar n2]. Jika berkas cahaya yang dibiaskan akan dipantulkan seluruhnya kembali melalui m1 (totalinternal reflection), meskipun melalui m2 mungkin menjadi transparan.

Dalam fisika, sudut kritis merupakan garis normal. Dalam serat optik, sudut kritis merupakan garis paralll yang melwati bagian tengah serat. Dengan demikian sudut kritis serat optik = (90 derajat-sudut kritis fisika).

Dalam serat optik, cahaya dilewatkan melalui core (m1, indeks bias tinggi) dengan pantulan secara konstan dari cladding (m2,indeks bias lebih rendah) karena sudut cahaya salalu lebih besar daripada sudut kritis. Cahaya memantul dari cladding meskipun sudut serat dibelokkan atau bahkan membentuk lingkaran.

Karena cladding tidak mengabsorbsi sedikitpun cahaya dari core, gelombang cahaya dapat diteruskan sampai jauh. Namun beberapa sinyal cahaya mengalami degradasi dengan serat, biasanya karena kotoran dalam kaca. Tingkat degradasi sinyal biasanya tergantung pada kemurnian gelas dan panjang gelombang yang ditransmisikan cahaya (sebagai contoh, 850nm = 60-75 persen/km; 1.300nm = 50-60 persen/km; 1.550nm = lebih besar daripada 50 persen/km). Beberapa serat optik premium menunjukan penurunan degradasi sinyal - kurang dari 10 persen/km pada 1.550nm.

Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (bit error rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, jumlah keslahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.

Competency in English

Speaking of the competency of our senior high school graduates, we rarely see their outstanding ability in speaking or writing in English (as a foreigen language) though we have already known that they have learned English at school for four hours a week, which logically leads us to a thought that when they graduate they will have already been in 'touched' with English for minimally 960 hours (4 hours x 40 effective weeks x 6 years = 960 hours). This, in big cities in Indonesia, will be added by around another 960 hours (4 hours x 40 weeks x 6 years = 960 hours) if students whose parents are ecnomically classified into 'middle' to ,upper' are sent to improve their English skills to atwo-to-four-hour-per-week English course program. These students are probably the ones who commonly have 'tandard' skill of Englihs as a foreign language. Unfortunately, since most of the students in Indonesia do not come from the above mentioned social classes, they do not have the change to get additional lesson of English which is assumed (by our society) can help them improve their English.

So, the question now is how can't a 960 hour English lesson programme be adequate to make our students obtain and practice at least tandard skill of English ? The writer sees that there are several main problems to be the reasons of the poor quality of senior high school graduates in English, i.e :


  1. Lack of grammar understanding and its application,

  2. Insensitiveness of teachers to adjust teachng material, or modify it based on the needs and background of the students,

  3. Abundant number of students in one class in almost all national school, and

  4. Lack of reading habit among the students.

Lack of grammar understanding and its application

During her eight years of teaching junior and senior high school students English subyect privately and classically, which has given her a change to observe what her dtudents' problems in English are, the write sees that most of her students face difficulties in understanding English grammar, which in this case lies in (school) teacher's inability to involve students in comprehending the rules step bu step. Most of English teachers see grammar teaching at school as one way communication in which they genarally just inform the rules of grammar in English to students, and in turn expect students to take in those rules just like that. In other words, teachers still play a role as a'feeder' instead of a facilitator when they teach English. As a resukt, students are often stuck in confusion in their English learning.

Obviously, it is not easy to put in rules of oppositely different language to the mind of students who are not accustomed to speak, read, listen, and write in the language, and to familiarize them smoothly to it, especially when the teachers mostly always expect their students to produce correctutterance or writing in classroom, while at the same time most students are afraid and ashamed to make mistakes in front of their friends. No wonder all these thinngs make most students anxious and worry to interact and explore the language. Unfortunatelym instead of dealing with this anxiety and worry in the first place, our teachers generally tend to blame it to students' disability to understand the rules of the target language easily and quickly; sreating a gap between the students and the language. Hance, why don't teachers try to bridge this gap first by considering students' background knowledge and schemata, identified by Patricia Carrel and Joan Carson (1983, p. 556) in Joy M. Reid (1993) as the following, previously acquired knowledge is called ... background knowledge, and the previously acquired background knowledge structures are called schemata" (p. 62), which in this case is students' background knowledge of Bahasa Indonesia as their native or second language ?

In teaching her students English, first of all, the wruter is used to comparing the grammar in Bahasa Indonesia, and thr grammar in English, their general differences and similiarities, for instance the existence of tense in English but not in Bahasa Indonesia (by being careful not to stuck in 'grammar-translation' method) by comparing several sentences in Bahasa Indonesia with different adverbs of time (e.g. sekarang, besok, kemarin) but with the same verbs (e.g. makan) to their translation in English. This usually helps the students to find out little by little and understand the concept of tenses in English first (and so it goes for other basic rules in English grammar). the writer is also accustomed to display as well as contrast different sentences in different English tenses, thus get students to states their similarities and differences in order to have students see for themselves what and why they are the same, or not the same.

The few examples above show that it is important to put in the students' mind to basically know why and how the two languages are different in answers to their query and confusion. Also, the point here is to make students activate their mind by having them analyze things given by themselves. Hopefully they would feel themselves 'enlightened' and 'bridged' into the language by the guide from the teacher to figyre it out step by step. Then, gradually, students can be guided to draw conclusion and discuss some grammar rules in English by themselves under teacher's monitor, for example concluding the differences among the English tenses; their usage, theircharacteristics, the time signal, and the patterns, in order to make themfamiliar with thinking logically and critically to reach real comprehension of the language, and lead them to be able to use it functionally. The main point here is to lead students to think that their confusion is not because they do not understand the language, but because there are a lot of new things in it that they haven't explored yet. They need to realize this, so that whenever they find problems in the language, they will try to find its solution, instead of running away from it, and creating more confusion.

Tuesday, 23 December 2008

ACCREDITATION

Accreditation 

 

School accreditation is an assessment of activities (assessment) schools systematically and comprehensively through the self-evaluation and external evaluation (to determine the feasibility of the vision and performance in school. 

 

Basic Law school accreditation is: Law. 20 of 2003, Article 60, Government Regulation No.. 19 In 2005, Article 86 & 87 and Decree No Education. 87/U/2002. 


The school aims for accreditation: 

1.        kelyakan determine the level of a school in the delivery of education

2.        get an overview about the performance of schools

School accreditation functions are: 

1.        for knowledge, that is, in order to know how the feasibility of school performance & views from the various elements related to the quality of the books are developed based on indicators of good practice in school.

2.        namely accountability for schools that can account for whether the services provided or to meet the aspirations of the people.

3.        for the sake of development, namely that schools can conduct increased quality or development based on input from the results of accreditation.

Prinsi-accreditation principles, namely: 

1.        detached, objective information about the feasibility and performance of schools

2.        effective, the results of accreditation to provide information that can be used as the basis for decisions.

3.        comprehensive, covering various aspects and comprehensively.

4.        memandirikan, schools can improve the quality beupaya says with the self-evaluation.

5.        requirement (mandatory), accreditation is done for each school in accordance with school readiness.

Accreditation system has characteristics: 

1.        focus on the balance between reliability and performance of schools

2.        kesimbangan between internal and external evaluation.

3.        the balance between the formal determination of the rank and school improvement feedback.

Accreditation school implemented include: 

1.        Unit educational institutions (kindergarten, elementary, junior) 

2.        Vocational programs / Specific (SDLB, SMPLB SMIP SMK).

Accredited schools include an assessment of the nine components of the school, namely: 

1.        curriculum and teaching-learning process

2.        administration and management of schools

3.        organizational and institutional school

4.        facilities and infrastructure

5.        ketenagaan

6.        financing

7.        students

8.        the role of the community

9.        environment and culture school

each component described in some aspects. From each of the aspects described to the indicator. Based on indicators made items arranged in Self Evaluation Instruments and Instrument Visital. 


Implemented through the accreditation procedure as follows: 

1.        Application request accreditation from the school.

2.        Self-evaluation by schools

3.        Management of the evaluation results

4.        Visitasi by asesor

5.        Determination results akrediatsi

6.        issuance of certificates and accreditation reports.

In preparing for accreditation, the school perform the following steps: 

1.        School to apply for accreditation to the Accreditation Agency Province (report)-S / M to SLB, high schools, vocational schools and junior high school or to the Unit Accreditation Agency (Upa) District / City to kindergartens and primary schools of accreditation can be done by the school must obtain the approval or recommendation from the Office of Education.

2.        After receiving the evaluation instrument, schools need to understand how to use instruments and perform self-evaluation. If not, schools can do to the consultation report, S / M on the implementation and use of these instruments.

3.        Given the amount of data and information needed in the evaluation process itself is quite a lot, the charging instrument before the evaluation, needs to be done collecting the necessary documents as a source of information and data.

Implementing Accreditation School, among others: 

1.        National Accreditation Agency School / Madrasah (BAN-S / M).

2.        Accreditation Agency Provincial School? Madrasah (BS / M)

3.        Unit Accreditation Agency (Upa) District / City.

National Accreditation Agency School / Madrasah (BAN-S / M) is a body of strukturalyang non-technically independent and fropesionalyang consists of the elements of community organizations, education providers, universities, and relevant organizations, which have the authority to set policy, standards, systems, devices and nationally accredited. Agency Akrediatasi Province School / Madrasah (report-S / M) berkewenangan to implement the accreditation of junior high, high school, vocational and SLB. Sedangakn Unit Accreditation Agency (Upa) District / City berkewenangan implement accreditation for kindergarten and elementary school. 

Results school accreditation form:
 

1.        School Certificate of Accreditation

2.        School profile, strengths and weaknesses, and recommendations.

School Accreditation lease is a letter stating the recognition and appreciation to the school on the status and feasibility of the school through the process of measuring and assessing the performance of the school component, school-based standards set BAN-BC to a certain level of education. 

Asesor team reports the results of which make the results visitasi, verification notes, and formulate suggestions with the evaluation results will be processed by the BAN-S / M to set the final score and ranking of schools accredited in accordance with the real conditions in schools.
 The determination of the value end of the rank and akrediatasi done through the plenum BAN-BC accordance with the authority. Plenum determination of the final product must be accredited attended by at least fifty percent plus one (50% + 1) BAN-member BC. Value of accreditation kahir and the rank is also equipped with an explanation about the strengths and weaknesses of each component and aspect of accreditation, including suggestions for follow-up schools, the Office of Studies, and the Ministry of National Studies in order to increase the feasibility and lkinerja in the future. Qualitative explanation and suggestions should be referred to the findings and specific agara facilitate the school to the development and improvement of internal and related parties (government and local government offices and educational empowerment to do more to the construction of schools). 

The period for accreditation for 4 years.
 Re-accreditation application 6 months before the validity expires. Re-accreditation for the improvement of at least 2 years since the set.

Monday, 22 December 2008

Edensor

Edensor, which tells stories about Ikal's and his cousin Arai's journey to Europe and africa, is AndreaHirata's thirt book after Laskar Pelangi and Sang Pemimpi. The journey started when they got a scholarship to the University in Sarbonne, France. There they faced the reality which was different from what they had thought before. Worse, they had to spend the first night in the middle of thick snow witk no place to go but huddle on benches in the park.
After things were settled, they spent most of thetime studying at the university and sight seeing during their free time.
One day, they decided to make a trip around Europe ang Africa. Their idea spread to their friends, who then decided to join the trip and made bets about who could go the farthest. The problem was that Ikal and Arai had no money to money to pay for the journey. So they did all konds of things to make their dream come true, such as posting as two mermaid statues in theNetherlands and selling some of their belongings.
Needless to say, this book is surely interesting to read. Enjoy!

Taman Bunga Nusantara


This 23-hectare Taman Bunga Nusantara (The Archipelago's Botanical Garden) houses a huge collection of flowers from around the world arranged in saveral themes, such as the French Garden, Balinese Garden, America Park, Mediterranean Garden, Japanese Garden, etc.
Located in the area around Cipanas area (Jl. Mariawati Km. 7 Desa Kawung Luwuk, Cipanas, Cianjur, (the Garden is about atwo-hour drive from Jakarta or Bandung. Just look for a sign at the entrance of Kota Bunga Real Estate and follow the direction (about 9 km from the first sign). In front the ticketing office, you will be greeted by a statue of ginat black swan. After paying the entrance ticket (Rp 15,000 or Rp 20,000 by Januari 1, 2009), you can choose youe method of exploring. The easiest is to take a Dotto train (Rp. 20,000 or Rp. 25,000 by Januari 1, 2009 including entrance fee) wich leaves at the ticket booths. Another way is doing it at your own pace. Just enter the premises and enjoy the view, than start walking around or take a Wara-wiri train ( Rp. 2,000 or Rp. 4,000 by January 1, 2009) whenever you feel tired.
Before starting your exploration, you'd better visit Rafflesia Mini Theater. The 15 minute show provides a summary of the entire beauty and facilities of the park.
Be sure to bring along a camera with you. You won't want to miss the opportunity of taking a lot of beautiful pics of the giant lotus in Water Garden, the colorful giant peacock, the beautiful flower carpet display, and the attractive clock garden. If you are with your family and friends, don't forget to challenge your chums and siblings to compete in a race in the Labyrinth Park.
Another place that you shouldn't miss is the Viewing Tower (Rp. 2,000). From the second floor you can see almost the entire garden. And when you feel tired of walking around, go to the picnic area to rest your feet. You can celebrate your birthday bash in the area that accommodates 100-3,500 people. Just call 0263-581617/581618 to ask about the available facilities

Madagascar II

Remember Madagascar (2005)/ The four friends-dance-loving lion Alex (voice of Ben Stiller). exuberant zebra Marty (voice of Chris Rock). fretful giraffe Melman (vois of David Schwimmer) and sparkling hippo Gloria (voice of Jada Pinkett Smith), who used to liven in New York City's Central Park zoo-were stranded on an island.
Now in Madagascar II: Escape 2 Africa, with the help of some penguins and chimps, they try to get back to New York by using a wrecked plane and giant slingshot. But after a hair-raising flight, "air Penguin" crash-lands instead on an African savanna.
Surveying the area. Alex quickly remembers that it's the palce from which he was kidnapped as a kid lion when he's recognized by parents (voices of Bernie Mac and Sherri Shepherd). Aex'sfather is the leader of hispride, but he has a bitter rival in Makunga (voice of alec Baldwin), who plots to turn the family reunion into a mischief-marking opportunity. Meanwhile, Marty has an identity crisis sparked by Alex's inability to distinguish him from the hungreds of other zebras with whom he now runs, and Gloria, ignorant of Melman's secret love for her, turns for romance to watering-hole he-hippo Moto Moto (voice of Black Eyed Peas singer will.i.am).
Will they finally be able to adapt to their natural setting, or will they go back to New York City's Central Park Zoo in the end/

The Soundtreck Laskar Pelangi

Ibet you've read the book and watch the movie. Some of you maybe have watched the movie more than once. Now it's time for you to listen to the cd.
Besides "laskar Pelangi" by NIDJI, which is specially composed as the soundtreck, the rest of the songs here are inspired by the movie. There is Sherina with "Ku Bahagia" inspired by Laskar Pelangi's spirit and gratitude for their friendship; NETRAL, who song "Lintang" a song of course inspired by Lintang; Gita Gutawa with "Tak Perlu Keliling Dunia," which talks about Ikal's feelings when the first time he saw Aling.
After reading the book and warching the movie, listening to the cd will make your Laskar Pelangi experience complete.